FIQH


Berikut adalah rangkuman artikel fiqih menurut pendapat yang terpilih (dari pendapat-pendapat ulama yang ada) disertai linknya untuk memudahkan menelusuri pembahasannya:


List: | ILMU | NIAT/QOLBU | AQIDAH | THAHAROH/BERSUCI | SHALAT/DOA | QURBAN/SEMBELIHAN | ZAKAT/SHADAQOH | PUASA | HAJI | JUAL-BELI | MAKANAN & MINUMAN | KELUARGA | MUAMALAH | PEMERINTAHAN | DAKWAH | PERAYAAN & SYIAR ISLAM | WAQI’/KONTEMPORER

– – – Gunakan pencarian (Ctrl+F) untuk mencari kata-kata tertentu yang dicari. NB: Terkadang halaman ini belum sesuai dengan jumlah upadetan postingan. Sehingga gunakan pencairan disisi kanan atas dibawah header judul untuk pencarian artikel di blog ini. Mohon maaf atas kekurangan – – –


Meraih kebahagiaan haqiqi di dunia dan akhirat bagi mereka yang beriman dengan baik adalah dengan menggunakan nikmat waktu/tenaga untuk beribadah/mentauhid kepada Allah sesuai perintah-Nya sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sebagai figur teladan kita .***

ILMU ↑ up

Kemudian hendaklah menuntut ilmu di majelis-majelis ilmu agar dapat beramal dengan ilmu atas apa-apa yang Allah halalkan dan menjauhi apa-apa yang Allah larang termasuk yang bid’ah dalam agama dan meninggalkan syubhat (misal bid’ah hasanah) yakni yang tidak diketahui halal dan haramnya maka hendaklah merujuk kepada para ulama tsiqah dalam hal ini agar terhindar dari noda-noda dosa dan tanpa sadar kita keluar dari jalan-Nya, serta berusaha mengkaji agama ini dengan hati-hati baik secara langsung maupun melalui kitab-kitab sesuai tuntunan ulama. Hal ini agar semua amalan kita diterima oleh-Nya sesuai dengan syarat-syarat diterimanya suatu amal.

Seseorang muslim wajib mengetahui dan meyakini rukun iman: yakni iman kepada (1) Allah (2) Malaikat (3) Kitab-Kitab-Nya terutama Al-Qur-an (4). Rasul-Rasul-Nya  (5) Hari Kiamat (6) Takdirnya yang baik dan yang jelek. Kemudian mengamalkan rukun islam: (1) syahadat laailaha illallah muhammad rasullullah [shallallahu ‘alaihi wasallam], (2) menegakkan shalat (3) menunaikan zakat (4) menunaikan puasa ramadhan (5) hajji ke baitullah . Kemudian istiqamah dan bersabar dalam mengamalkan kedua rukun tsb dalam kehidupan sehingga memiliki akhlak penduduk surga.

NIAT/QOLBU ↑ up

AQIDAH ↑ up

  • Adapun nama-nama Allah Al-Asma ul Husna a.l:

AL-HALIM (الْحَلِيمُ)AL-HAKIM (الْحَكِيمُ), Al-Jawwad (الْجَــوَّادُ), AL-JABBAR (الْجَبَّارُ), Al-A’la (اْلأَعْلَى) | Al-’Aly (الْعَلِيُّ) | Al-Muta’al (الْمُتَعَالِ), AL-BASHIR (الْبَصِيرُ), At-Tawwab ( التَّوَّابُ ), Al-Bari’(البَارِئُ), Al-Akram (اْلأَكْرَمُ) | Al-Karim (الْكَرِيْمُ), Al-’Aziz (الْعَزِيْزُ), Al-Awwal (اْلأَوَّلُ) | Al-Akhir (اْلآخِرُ)

THAHAROH ↑ up

SHALAT/DOA ↑ up

  • Adzan dikumandangkan pada ketika telah masuk waktu-waktu shalat, tidak ketika orang meninggal, dan ibadah selainnya. Lafazh adzan secara umum telah diketahui oleh Muslim diseluruh dunia kecuali yang harus diperinci pembahasannya pada adzan subuh dan lafazh adzan ketika hujan/safar. Ketika telah berkumpul Imam dan makmum, maka muadzin mengumandangkan iqamah sebelum pelaksanaan shalat. Adzan dan iqamah memiliki keutamaan bagi yang melaksanakan dan bagi yang mendengarnya.
  • Para lelaki diwajibkan shalat fardhu 5 waktu berjamaah dimasjid, sedangkan bagi wanita hukumnya sunnah ke mesjid. Untuk itu, hendaklah kaum lelaki mempersiapkan ibadah shalat fardhu berjamaah mereka.
  • Masjid merupakan tempat yang paling mulia, dan terdapat masjid-masjid yang diutamakan, kuburan bukanlah tempat shalat sehingga terdapat larangan shalat dimasjid yang ada kuburannya.
  • Tata cara shalat ringkas (secara umum pada semua shalat) adalah sebagai berikut:

Sebelumnya wajib menunaikan syarat-syarat shalat yaitu (i) syarat sudah masuk waktu shalat (ii) syarat suci dari hadats dengan bertharah: wudhu’, tayamum, dan mandi wajib dan sunnah bersiwak/menyikat gigi (iii)  syarat suci pakaian, badan dan tempat dari najis, sunnah berpakaian bagus dan memakai wewangian (iv) menutup aurat (v) menghadap kiblat (vi) Berniat dengan tidak dilafazhkan

Memulai shalat dengan wajib mengambil sutrah [pembatas shalat] kemudian (1) rukun berdiri bagi yang mampu (2) rukun membaca takbiratul-ihram (3) sunnah membaca do’a isftitah (4) rukun membaca Al-Fatihah dan membaca Aamiiin (5) wajib membaca surat-surat Al-Qur-an (selain Al-Fatihah), wajib takbir perpindahan kemudian (6) rukun ruku’, wajib membaca doa ruku’ (7) berdiri tegak rukun i’tidal, wajib membaca sami’allah … (kecuali bagi makmum) dengan mengangkat tangan, dan wajib membaca rabbana lakal hamdu, wajib takbir perpindahan kemudian turun untuk rukun sujud (8) rukun sujud, wajib membaca doa sujud, wajib takbir perpindahan kemudian (9) bangkit duduk di antara dua sujud, wajib membaca doa duduk di antara dua sujud , wajib takbir perpindahan kemudian (10) kembali rukun sujud.

– – – Amalan shalat dari no.1 sd 10 terhitung satu rakaat, dan pada setiap shalat ditutup dengan tasyahud akhir & salam, dan pada tiap dua rakaat terdapat satu tasyahud (kecuali shalat yang dituntunkan secara khusus). Untuk shalat yang lebih dari satu rakaat, maka bangkit berdiri kembali sambil membaca wajib takbir perpindahan, kemudian membaca Al-Fatihah dan seterusnya (no.4-10) – – –

Apabila telah sampai pada rakaat terakhir maka (11) menutup shalat dimulai dengan rukun duduk tasyahud akhir, kemudian rukun membaca tasyahud akhir, kemudian rukun membaca shalawat, kemudian (12) wajib berdo’a terhadap 4 perkara, dan sunnah berdoa yang lain, kemudian ditutup secara sempurna dengan (13) rukun salam ke kanan, dan sunnah ke kiri.

Selain rukun di atas terdapat rukun yang lain yaitu rukun tuma’ninah (berhenti sejenak pada setiap gerakan shalat), dan rukun tertib (melakukan rukun-rukun shalat sesuai urutan)

  • Ketika tasyahud terdapat isyarat untuk mengangkat jari telunjuk tanpa digerak-gerakkan (sebagian ulama berpendapat dengan menggerak-gerakkannya)
  • Tata cara tiap shalat telah dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Shalat wajib yakni shalat lima waktu (isya’, shubuh, zhuhur, ashar, maghrib) dan shalat lainnya seperti Shalat ‘Iedain (shalat hari raya idul fitri dan hari raya idul adha), shalat jenazah. Shalat sunnah/nafilah antara lain  shalat malam (tahajjud, tarawih, dan witir), shalat gerhana, dan lainnya.
  • Shalat sunnah rawatib (yang mengikuti shalat wajib, sebelumnya atau setelahnya) yaitu  4 rakaat sebelum zhuhur (2 muakkada), 4 rakaat setelah zhuhur (2 muakkada), 4 rakaat sebelum ashar, 2 rakaat sebelum maghrib, 2 rakaat (muakkada) setelah maghrib, 2 rakaat sebelum isya’, 2 rakaat (muakkada) setelah isya’, 2 rakaat (muakkada) sebelum subuh.
  • Dalam shalat terdapat amalan-amalan tertentu misalnya berdoa dalam keadaan berdiri (pensyariatan qunut nazilah, pensyariatan qunut witir, dalam bacaan surat setelah Al-Fatihah), sujud sahwi dan sujud tilawah/sajdah.

QURBAN/SEMBELIHAN ↑ up

  • Sembelihan adalah ibadah dari ibadah kepada Allah. Penyembelihan membunuh binatang merupakan hak Yang Menghidupkan yaitu Allah ta’ala, oleh karena itu hendaknya diketahui hukum-hukum Allah dalam masalah sembelihan, qurban Idul Adha, dan ibadah-ibadah seputarnya.

ZAKAT/SHADAQOH ↑ up

PUASA ↑ up

  • Puasa adalah amalan yang tidak asing, hampir semua agama mengenal puasa dengan berbagai bentuk. Islam menuntunkan puasa yang sempurna secara detail sehingga bermanfaat bagi pelakunya di dunia dan akhirat. Untuk itu selayaknya diketahui syarat-syarat puasa, rukun-rukun dan wajibnya serta pembatal-pembatal puasa.
  • Puasa yang wajib meliputi puasa Ramadhan (baik penunaian maupun qadha/membayar), puasa nadzar. Adapun puasa sunnah antara lain puasa asyurah, puasa muharram, puasa syawal, puasa senin-kamis, puasa 3 hari setiap bulan, puasa mutlak.

HAJI ↑ up

  • Haji adalah syiar ibadah Allah yang paling besar bahkan Allah menurunkan satu surat tentang amalan ini.

JUAL-BELI ↑ up

  • Jual beli dihalalkan oleh Allah
  • Beberapa instrumen kontemporer dalam perdagangan yaitu multi level marketing, dan lainnya.

MAKANAN DAN MINUMAN ↑ up

KELUARGA ↑ up

MUAMALAH ↑ up

PEMERINTAHAN ↑ up

DAKWAH ↑ up

  • Setelah seseorang berilmu dan beramal hendaklah dia mendakwahkan tauhid, dakwahnya para nabi. Baik melalui media lisan, tulisan, tauladan dari amalan itu sendiri.

PERAYAAN DAN SYI’AR ISLAM ↑ up

  • Hari raya ‘idul fitri dan ‘idul adha.

WAQI’ / FATWA KONTEMPORER ↑ up

LAINNYA ↑ up

hal.21

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: