Madu dari Lebah yang Baik


Ilustrasi Lebah yang Dibelah

Lebah merupakan sekelompok besar serangga yang dikenal karena suka hidup berkelompokm meskipun sebenarnya tidak semua lebah bersifat demikian. Dalam silsilah biologis, semua lebah masuk dalam suku/familia Apidae (ordo Hymenoptera: serangga bersayap selaput). Di dunia terdapat kira-kira 20.000 spesies lebah dan dapat ditemukan di setiap benua, kecuali Antartika.

Sebagai serangga, ia mempunyai tiga pasang kaki dan dua pasang sayap. Lebah membuat sarangnya di atas bukit, di pohon kayu dan pada atap rumah. Sarangnya dibangun dari malam (sejenis bahan lilin -admin) yang terdapat dalam badannya. Lebah memakan nektar bunga dan serbuk sari.

Lebah Madu

Lebah madu adalah salah satu jenis serangga dari sekitar 20.000 spesies lebah. Saat ini ada sekitar tujuh spesies lebah madu yang dikenal dengan sekitar 44 subspesies. Semua spesies ini termasuk dalam genus Apis. Mereka memproduksi dan menyimpan madu yang dihasilkan dari nektar bunga. Selain itu mereka juga membuat sarang dari lilin, yang dihasilkan oleh para lebah pekerja di koloni lebah madu.

Lebah madu yang ada di alam Indonesia adalah A. andreniformis, A. cerana dan A. dorsata, serta khusus di Kalimantan terdapat A. koschevnikovi.

Lebah dalam Al-Qur-an

Allah subhanallahu ta’ala menurunkan surat khusus tentang lebah (yakni An-Nahl). Allah ‘azza wajalla berfirman:

وَأَوْحَى رَبُّكَ إِلَى النَّحْلِ أَنِ اتَّخِذِي مِنَ الْجِبَالِ بُيُوتاً وَمِنَ الشَّجَرِ وَمِمَّا يَعْرِشُونَ   

Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia”,(An-Nahl: 68)

ثُمَّ كُلِي مِن كُلِّ الثَّمَرَاتِ فَاسْلُكِي سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلاً يَخْرُجُ مِن بُطُونِهَا شَرَابٌ مُّخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ فِيهِ شِفَاء لِلنَّاسِ إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَةً لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ   

kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan. (An-Nahl: 69)

Kandungan Madu dan Manfaatnya

Madu adalah minuman yang bermacam-macam warnanya yang keluar dari perut lebah (An-Nahl: 69). Madu keluar melalui sistem pencernaan dan disimpan pada lilin madu pada sarang lebah sebagai cadangan makanan. Meskipun sebagai cadangan makanan, pembiakan / ternak lebah telah mendorong lebah untuk memproduksi cadangan makanan lebih banyak sehingga lebah yang dipanen tidak membahayakan koloni lebah yang diternakkan.

1. Madu memiliki keistimewaan dibandingkan zat pemanis lainnya.

a. Salah satu keunggulan madu dibanding pemanis lain adalah dapat langsung dikonsumsi setelah diambil dari sarangnya tanpa melalui proses pengolahan terlebih dulu. Hal ini dimungkinkan karena kandungan gula sederhana yang terdapat di dalamnya, yaitu glukosa (sekitar 38,5%) dan fruktosa (sekitar 31,0%) dengan kadar yang cukup tinggi. Berbeda dengan gula tebu yang harus diolah sebelum dipakai sebagai pemanis. Manis madu berasal dari monosakarida fruktosa dan glukosa yang memiliki kadar manis sekitar 74% dari kemanisan sukrosa (suatu disakarida).

b. Gula sederhana merupakan komponen utama dalam gula darah, sehingga madu dapat langsung diserap tubuh tanpa membutuhkan proses pemecahan. Total kalori yang dihasilkan madu tiap 100 gramnya adalah 294 kalori. Ini memang lebih kecil dibanding gula yang menghasilkan 364 kalori tiap gramnya. Namun hal ini bisa diabaikan jika melihat kandungan zat dan manfaat madu yang bersifat alami. Gula memerlukan proses pemecahan menjadi gula sederhana sebelum dimanfaatkan oleh tubuh. Jadi gula membutuhkan waktu dan tambahan energi dari tubuh sebelum diserap dan dimanfaatkan tubuh. Maka kita dapat menambahkan madu dalam pola makan sehari-hari sebagai ganti gula dan penyedia energi yang langsung dapat diserap oleh tubuh.

2. Madu memiliki kandungan gizi tinggi antara lain zat gula (glukosa dan fruktosa), asam amino, dan vitamin. Kandungan mineral dalam madu antara lain kalium, natrium, kalsium, magnesium, zat besi, phosphor, mangan, dan sulfur. Kandungan vitaminnya antara lain thiamin, riboflavin, niasin, asam pantotenat, piridoksin, dan asam askorbat.

Madu

Nilai gizi per 100 g (3.5 oz)

Energi

1,272 kJ (304 kcal)

Karbohidrat

82.4 g

Gula

82.12 g

Dietary fiber (Serat)

0.2 g

Lemak

0 g

Protein

0.3 g

Air

17.10 g

Riboflavin (Vit. B 2)

0.038 mg (3%)

Niacin (Vit. B 3)

0.121 mg (1%)

Asam pantotenat (B 5)

0.068 mg (1%)

Vitamin B 6

0.024 mg (2%)

Folat (Vit. B 9)

2 μg (1%)

Vitamin C

0.5 mg (1%)

Kalsium

6 mg (1%)

Besi

0.42 mg (3%)

Magnesium

2 mg (1%)

Fosfor

4 mg (1%)

Kalium

52 mg (1%)

Sodium

4 mg (0%)

Seng

0.22 mg (2%)

Yang ditampilkan adalah untuk 100 g, kira-kira 5 sdm. 
Persentase yang relatif ke rekomendasi untuk orang dewasa.
Source: USDA Nutrient database

Sumber: Wikipedia. http://en.wikipedia.org/wiki/Honey.

3. Dilihat dari kandungan asam folatnya, madu sangat baik dikonsumsi ibu hamil. Asam folat merupakan nutrien penting bagi pertumbuhan janin. Kekurangan asam folat pada masa awal kehamilan dapat menyebabkan bayi yang lahir beresiko besar mengalami cacat bawaan pembuluh syaraf.

Berdasarkan penelitian: Madu yang mengandung asam folat dapat menurunkan resiko kanker rahim dan penyakit jantung. Asam folat ini juga dibutuhkan dalam metabolisme lemak, metabolisme kolesterol, dan sistem kekebalan tubuh.

4. Madu yang diberikan kepada bayi yang telah makan dan minum selain ASI, dapat memacu pertumbuhan sel darah merah dan otaknya. Madu juga baik bagi pertumbuhan gigi bayi. Karena, madu mengandung antibiotika yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri pembusuk.

5. Kandungan mineral dalam madu bermanfaat untuk menjaga kesehatan gigi yaitu sebagai anti bakteri yang ada di mulut, menjaga kekuatan enamel dan dentin. Madu bermanfaat juga untuk obat turun panas, mengurangi rasa mual, gangguan pencernaan, mencegah radang usus besar, sariawan, gatal-gatal, gigitan serangga, untuk mata bintiten dan untuk menjaga kesehatan mata.

6. Madu dapat dipergunakan sebagai obat penyakit hati (lever) dan hepatitis. Glukosa yang terkandung di dalamnya menghasilkan hidrat arang putih dalam hati manusia yang membantu kerja hati sebagai penyaring dan pelawan racun, bakteri dalam, serta menjaga daya tahan tubuh dari infeksi.

7. Madu juga merupakan pengganti alkohol pada perawatan pertama obat luka karena bakteri/mikro organisme tidak hidup pada madu karena kandungan mineralnya dan kandungan aktivitas air.

Kemuliaan Madu bagi Manusia

Banyak artikel yang menyebutkan tentang pentingnya peranan madu bagi kehidupan manusia, tidak hanya untuk kehidupan konsumsi jasmani, tetapi juga sebagian manusia menggunakannya dalam acara-acara ibadah konsumsi rohani. Berita di bawah ini, apabila terkait dengan pribadatan bukanlah ajaran Islam, akan tetapi kita bawakan disini sebagai berita saja atas penggunaan madu sejak zaman dahulu:

  • Di Mesir kuno, madu digunakan untuk mempermanis kue dan biskuit, sebagai salah satu bahan dalam pembalseman mayat, dan sesajian yang ditawarkan kepada salah satu berhala mereka yakni Dewi Kesuburan Mesir, Min.
  • Di Kekaisaran Romawi, madu digunakan sebagai salah satu pengganti emas ketika membayar upeti/pajak.
  • Di Era Yunani, madu digunakan sebagai cairan yang dioleskan pada kening perempuan yang baru menikah ketika memasuki rumah baru (yakni tempat tinggal suaminya-admin).
  • Di Mesoamerika, suku Maya, telah menggunakan madu untuk memasak dan mereka menganggap lebah adalah makhluk yang sakral dan suci.
  • Dalam agama Hindu kuno, madu adalah salah satu dari lima zat keabadian dan digunakan dengan cara dituangkan pada patung dewa mereka dalam acara Madhu Abhisheka
  • Dalam agama Yahudi, madu adalah simbol tahun baru, Rosh Hashana, yakni kepercayaan agar tahun baru esok menjadi manis ketika memakan irisan apel yang dicelupkan dalam madu.
  • Dalam agama Budha, madu adalah makanan yang dibawakan oleh seekor monyet kepada Budha (manusia yang menjadi Tuhan, yakni disembah -red) ketika mendamaikan pertikaian antara murid-muridnya.
  • Dalam agama Kristen, Perjanjian Baru (Matius), dikatakan Yohanes telah hidup berumur panjang di padang gurun dengan makan belalang dan madu liar.
  • Dalam agama Ibrani, Kitab Keluaran (Book of Exodus) yang menurut mereka adalah kitab yang merupakan bagian dari Kitab Taurat, bahwa mereka akan diberikan “tanah yang dijanjikan” yang mengalir padanya sungai susu dan madu.

Madu dalam Pandangan Islam

Madu tidak diragukan lagi kedudukannya dalam kehidupan manusia sangatlah dikenal. Manfaatnya untuk menyehatkan dan menyembuhkan sudah dikenal oleh seluruh manusia. Islam telah menempatkan madu sesuai porsinya yakni sebagai salah satu kenikmatan dunia semata tanpa disertai keyakinan-keyakinan bahwa madu dapat membawa manfaat-manfaat lain selain sebagai penyembuhan (sebagaimana Allah subhanahu wata’ala firmankan dalam An-Nahl:69 di atas). Selain itu, berbagai hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah mengisyaratkan tentang khasiat madu bagi kesehatan manusia.

Allah subhanahu wata’ala juga berfirman:

مَثَلُ الْجَنَّةِ الَّتِي وُعِدَ الْمُتَّقُونَ فِيهَا أَنْهَارٌ مِّن مَّاء غَيْرِ آسِنٍ وَأَنْهَارٌ مِن لَّبَنٍ لَّمْ يَتَغَيَّرْ طَعْمُهُ وَأَنْهَارٌ مِّنْ خَمْرٍ لَّذَّةٍ لِّلشَّارِبِينَ وَأَنْهَارٌ مِّنْ عَسَلٍ مُّصَفًّى وَلَهُمْ فِيهَا مِن كُلِّ الثَّمَرَاتِ وَمَغْفِرَةٌ مِّن رَّبِّهِمْ كَمَنْ هُوَ خَالِدٌ فِي النَّارِ وَسُقُوا مَاء حَمِيماً فَقَطَّعَ أَمْعَاءهُمْ

(Apakah) perumpamaan (penghuni) jannah yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka, sama dengan orang yang kekal dalam jahannam dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong ususnya? (Muhmmad: 15)

Wallahu a’lam.

Sumber:

  1. Madu, Si Manis Yang Menyehatkan. Penulis : Ummu Abdillah. http://asysyariah.com/syariah.php?menu=detil&id_online=204.
  2. wikipedia.org

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: