Kitab adalah Gudang Ilmu


‘Ilmu (dalam pembahasan ini yang dimaksud adalah ilmu agama) merupakan pangkal atau modal dalam beramal, hidup didunia bagaikan pengelana yang sedang berusaha mengumpulkan bekal untuk pulang yakni dengan beribadah kepada Allah agar dapat pulang ke surga (kampung halaman setiap manusia). Beribadah harus dengan ilmu, karena ibadah merupakan Haq Allah yang tidak ada manusia yang boleh menzholiminya. Allah telah mengajarkan agama Islam kepada kita melalui utusannya Rasullullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Ilmu tanpa amal bagaikan berhenti berjalan padahal bersamanya ada lentera yang dapat menerangi jalannya, sedangkan amal tanpa ilmu bagaikan berjalan dalam kegelapan (tidak tahu arah dan jalan).

Ilmu yang baik akan berbuah kebaikan apabila ditanam pada amal perbuatan yang baik, tetapi berbuah kejelekan apabila ditanam pada amal perbuatan yang jelek, atau dapat membusuk tidak berguna apabila disimpan tanpa perawatan (dengan mengulang atau menghafal).

Di lain hal. ilmu yang jelek akan berbuah kejelekan apabila ditanam pada perbuatan yang jelek pula, sedangkan kebaikan dari ilmu yang jelek hanya dapat dipetik oleh orang yang telah nyata ilmu padanya serta digunakan untuk memudarkan amal perbuatan (baca: penyebaran) ilmu jelek tersebut.

Apakah setiap orang dapat membedakan antara ilmu yang baik dan ilmu yang jelek, Ilmu yang baik berasal dari Allah sajalah (yang diajarkan kepada kita melalui utusan-Nya) sedangkan ilmu yang jelek diajarkan oleh syaithon sebagai penyeruhnya yang mengajarkan kesesatan, kebid’ahan dan kemaksiatan. Untuk itu, penting bagi kita agar mulai memilih ilmu-ilmu yang baik dan ilmu-ilmu yang jelek. Dan yang dapat membedakannya hanyalah Allah yang telah membimbing Rasul-Nya yang telah membimbing pula murid-muridnya yakni Ulama Ahlussunnah.

Kitab-kitab agama banyak ditulis dalam bahasa ‘arab, sedangkan sebagian besar masyarakat Indonesia tidak mengerti bahasa ‘arab, apalagi bahasa Al-Quran yang diturunkan dengan ilmu dan gaya bahasa yang tinggi yang tidak dapat dipahami dengan baik kecuali oleh mereka yang terbimbing dengan baik. (lihat pembahasan pendapat ulama tentang buku-buku sesat disini)

Singkat kata, berikut adalah daftar maktabah yang setidaknya dapat dijadikan rujukan dalam membeli buku-buku agama yang diterjemahkan dengan baik dan jujur dalam beragama (Insya-Allah) yang dapat membantu kita dalam mempelajari agama dengan baik dan membentengi kita dari kesalahan dalam mempelajari agama dan mengamalkannya:

Daftar Maktabah Ahlussunnah (penerbit bahasa Indonesia):

  1. Al-I’thishom agency;
  2. Cahaya Tauhid press;
  3. maktabah Al-Huda;
  4. At-Tuqo; http://www.dakwati.com
  5. Al-Aisar; http://www.aisar.tk
  6. Pustaka Sumayyah;
  7. majalah Asy-Syariah;
  8. buletin Manhaj Salaf;
  9. penerbit Al-Husna;
  10. maktabah Al-Ghuroba’;

Tempat beli buku on-line (Agen di Indonesia):

  1. www.al-ilmu.com
  2. www.al-hijaz.com
  3. al-mufid.com

Masih banyak penerbit lain yang berada di jalan Ahlussunah yang tidak saya ketahui dan juga yang belum sempat saya cantumkan. Insya-Allah daftar ini akan diperbaharui – Insya-Allah.

note: update 15 Agustus 2009, daftar belum lengkap.

One Response

  1. na’am smoga nambah lagi daftar bukunya..
    syukron

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: